Powered By Blogger

Profile


Marwani, ST lahir di Bulukumba, 05 April 1973, tepatnya di desa Seppang, kec. Ujung Loe, kab. Bulukumba Sulawesi Selatan. Putri kedua dari Bpk H. Marzuki (almarhum) dan Ibu Hj. Djohani. Wani (begitu nama panggilan sehari-hari orang yang dekat dengan dia) mempunyai saudara empat (4) orang, dua (2) orang telah meninggal dunia sedangkan yang masih hidup juga dua (2) orang, yang meninggal yaitu anak pertama dan terakhir (kelima). Saudara Wani yang laki-laki yaitu Amiruddin, istrinya namanya Hasni sedangkan saudara perempuannya yaitu Hj. Mariani, suaminya namanya H. Lukman.

Wani sejak umur empat(4) tahun diasuh oleh nenek Pipa (tante Hj. Djohani) sampai beliau meninggal, waktu itu Wani sedang mengikuti UMPTN di Univ. Hasanuddin tahun 1993. Nenek Pipa adalah salah seorang guru ngaji di desa Seppang, sehingga Wani setiap hari mendengar lantunan ayat-ayat suci/Al-Qur’an mulai dari pagi hari, siang hari dan sore hari.. Jadi sebelum Wani belajar membaca Al-Qur’an secara resmi, ia sudah terbiasa menyimak cara membaca Al-Qur’an dan bahkan Wani kadang-kadang ikut melantunkan ayat-ayat Suci yang di baca oleh santri, bahkan ia pernah memarahi santri karena santrinya ketawa mendengarkan Wani ikut-ikut juga apa yang diucapkan oleh santri. Seseorang yang sangat berjasa juga dalam perjalanan pendidikan Wani yaitu H. Burhanuddin (adik/saudara kandung satu-satunya Hj. Djohani).

Wani mulai masuk sekolah Dasar yaitu tahun 1980 di SD Neg. 21 Seppang, kec. Ujung Loe, kab. Bulukumba.Masuk sekolah tingkat Pertama (SMP) tahun 1986 di SMP Neg. I Bulukumba (salah satu SMP yang ada di kota Bulukumba). Masuk sekolah tingkat Menengah Atas (SMA) tahun 1989 di SMA Neg. I Bulukumba ( salah satu SMA yang ada di kota Bulukumba). Wani menganggur satu (1) tahun lalu masuk Univ. Muslim Indonesia (UMI) Makassar di Sulawesi Selatan (salah satu Universitas swasta terbesar di Indonesia Timur). Ia memilih Fakultas Teknologi Industri sebagai pilihan pertama dan berhasil lolos pada pilihan tersebut. Setelah menjalani perkuliahan 1 semester, senior mulai promosi jurusan karena Fakultas Teknologi Industri (FTI) memiliki dua (2) jurusan yaitu Teknik Kimia (TK) dan Teknik Manajemen Industri. Kenapa Wani tertarik memilih jurusan TK karena lapangan kerja untuk lulusan TK sangat terbuka lebar baik itu di Industri/pabrik maupun di instansi pemerintah serta berpeluang menjadi dosen dan praktisi bisnis dalam hal ini industri rumah tangga (home industry).

Wani semasa kuliahnya ia aktif di beberapa organisasi. Pernah menjabat sebagai ketua Bidang Immawati Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PIKOM IMM) UMI Makassar periode 1996-1997, IMM sebagai organisasi ekstra kampus. Sedangkan organisasi intra kampus, ia pernah menjabat sebagai koordinator Departemen Bina Kader Muslimah Bid. Keakhwatan di Lembaga Dakwah Kampus-Liga Dakwah Mahasiswa (LDK-LDM) UMI Makassar tahun 1997-1998. Juga pernah aktif di HIPMA Masjid Attaubah ORW.VI kel. Tamamaung kec. Panakukang Makassar, sebagai koordinator Departemen Keterampilan dan Seni Bid. Keputerian periode 1997-1998. Sebagai Bendahara Korps Immawati Pimpinan Cabang IMM kota Makassar periode 1997-1999. Setelah itu Musda IMM tahun 1999 di Kab. Sidrap, yang terpilih sebagai ketua Formatur yaitu Herliana Hanafi (almarhumah) dan oleh formatur sembilan (9) mengamanahkan Dahlan Lama Bawa sebagai Ketua Umum DPD IMM Sul-Sel periode 1999-2001, periode tersebut, Wani mendapat amanah sebagai sek. Bidang Sains dan Hikmah (dua bidang yang disatukan yaitu bid. IPTEK dan Hikmah). Ketua Bid. Sains dan Hikmah periode ini diamanahkan kepada Herliana Hanafi (biasa teman-teman sapa dengan nama panggilan Ana), namun di tengah perjalanan Ana tidak bisa aktif karena sakit. Pada semester pertama Ana masih bisa aktif, pada semester dua Ana mulai sakit-sakitan, sedangkan semester 3 dan 4, Ana tidak bisa lagi hadir dalam kegiatan organisasi, rapat harian pun tidak bisa lagi beliau hadiri. Sehingga peran ketua bidang Sains dan Hikmah diambil alih oleh Wani sebagai Sekretaris Bidang Sains dan Hikmah. Pada kepemimpinan Sulaeman Masnan sebagai Ketua Umum DPD IMM Sul-Sel periode 2001-2003, Wani diberi amanah sebagai sekretaris Korps Instruktur DPD IMM Sul-Sel yang ketuanya Dahlan Sulaeman. Juga Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Sul-Sel mulai melibatkan Wani sebagai anggota Bagian Kader dan Pengembangan Sumber Daya Insani (BK-PSDI) periode 2000-2005.

Wani mulai hijrah ke Jakarta tahun 2003, pada kepemimpinan mas Rofiq (begitu nama panggilan jika disapa oleh teman-teman, yang mempunyai nama lengkap Ahmad Rofiq, ST) sebagai ketua umum DPP IMM periode 2003-2006, Wani mendapat amanah sebagai koordinator pengembangan Sumber Daya Immawati Korps Immawati DPP IMM. Itulah sekelumit historis kepemimpinan Wani di Ortom Muhammadiyah (salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia).

Wani melanjutkan perkuliahan di Pascsarjana Univ Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka tahun 2006, tepatnya pada program Study Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Keuangan. Sampai saat ini Wani sedang menjalani tugas akhir (thesis) engan judul “Pengaruh Budgeting dan Controlling terhadap Fluktuasi Rasio Profitabilitas Koperasi dan UKM di Kementerian Koperasi dan UKM Periode 2001-2005”. Sedangkan pada bulan Desember 2007, Wani bersama Dosen dan teman-teman Magister Manajemen Pascasarjana UHAMKA mengadakan Seminar dan Workshop sosialisai inpres No. 6/2007 tentang “Percepatan Pengembangan Sektor Riil dan Pemberdayaan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)”.Saat ini Wani terlibat dalam Pimpinan Pusat Badan Pembina Taman Kanak-kanak Islam (PP BPTKI) periode 2006-2011, ia diamanahi sebagai wasekjen (sekretaris Departemen Pendidikan dan Pelatihan dan Pengembangan IPTEK dan IMTAQ), yang ketua umumnya adalah Hj. Fatimah.

Sedangkan keterlibatannya di PAN (Partai Amanat Nasional) yang berlambang matahari biru putih itu sejak 2003, awalnya diajak oleh teman mendaftar caleg pada tahun 2004, sehingga Wani mendaftar jadi anggota PAN yaitu Desember 2003. Pada saat itu Wani mendaftar sebagai caleg dan sempat keluar namanya di DCS (Daftar Calon Sementara) no. urut 4. Namun wani tidak lanjutkan sampai ke pencoblosan karena pengalaman diparpol boleh dikatakan masih nol (0) sehingga tidak mampu mengikuti ketatnya persaingan di Parpol (Partai Politik) waktu itu. Keanggotaan Wani di parpol saat ini yaitu di Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) DKI Jakarta periode 2005-2010 (Ketuanya yaitu saudaraku A. Ansar CW), wani sebagai Sekretaris Departemen Pengkajian dan Penelitian Gender Badan Pemberdayaan Perempuan. Sedangkan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN masa bakti 2005-2010 pada kepemimpinan saudaraku Soetrisno Bachir sebagai Ketua Umum, Wani sebagai anggota Komisi Pengkajian dan Penelitian Gender Badan Pemberdayaan Perempuan (BPP) DPP PAN.
Tidak ada postingan.
Tidak ada postingan.